Yandy Laurens Kembali Berpartisipasi di XXI Short Film Festival 2016 dengan Viva Tar!

Setelah sukses menjadi kampiun di tiga kategori dalam ajang XXI Short Film Festival 2013 lewat film pendeknya yang berjudul Wan An, ternyata tak membuat seorang Yandy Laurens lekas puas begitu saja. Ya, pria kelahiran Makassar 26 tahun lalu itu memilih untuk tetap produktif. Hal itu ia buktikan dengan merilis sebuah webseries untuk aplikasi di smartphone dan film dokumentar pendek terbaru berjudul Viva Tar!

"Saya buat beberapa webseries untuk apps (aplikasi) di handphone, NOMAD namanya. Sekarang sedang judul kedua, (dalam tahap) post produksi. Judul pertamanya 7 episode sudah rilis," ujar pemenang XXI Short Film Festival 2013 dalam kategori Film Pendek Fiksi Naratif Terbaik, Film Pendek Fiksi Naratif Pilihan Media, Film Pendek Favorit 'Pilihan Penonton' itu ketika dihubungi pihak 21cineplex.com Rabu (27/1) pagi.

Sedangkan untuk film dokumentar pendek terbarunya yang berjudul Viva Tar!, Yandy kembali mengikutsertakannya dalam pagelaran XXI Short Film Festival 2016. Menariknya, untuk filmnya kali ini ia produksi bersama dengan salah satu produser kenamaan Indonesia dan pemilik rumah produksi Lifelike Pictures, Sheila Timothy.

"Kalau short (film), tahun lalu ada dokumenter pendek. Tahun ini (masuk) nominee di XXI (Short Film Festival 2016). Judulnya Viva Tar!, produksi denga Mba Lala (Sheila Timothy), ungkap Yandy soal film dokumenter pendeknya yang mengangkat kisah sepak terjang Korps Putri Tarakanita tersebut.

Kemenangannya di XXI Short Film Festival 2013 diakui Yandy memang sangat berdampak terhadap dirinya pribadi. Ia mengaku jika saat ini banyak orang yang sudah mulai mudah mengenal dirinya, terutama sebagai sutradara film pendek Wan An. Peluang pun menjadi sangat terbuka. "Peluang terbuka iya, karena ada exposure dari XXI. Kadang kalau presentasi diri, orang mudah kenal 'Oh, Wan An'. Kurang lebih seperti itu," jelasnya.