Juri Short Fiction Drama

  • ABIMANA ARYASATYA

    Abimana Aryasatya memulai karier di dunia seni peran justru dari ketidaksengajaan. Berawal dari bekerja di belakang layar sebagai kru, Abimana mulai berlakon dalam layar lebar pada tahun 2004, sampai sekarang. Dua filmnya yang terakhir beredar di bioskop adalah Bulan Terbelah di Langit Amerika dan Negeri van Oranje. Saat ini Abimana mulai mencoba untuk kembali ke belakang layar sebagai produser kreatif.  

      Abimana Aryasatya started his career in big screen by working behind the scene as a film crew. He started performing in front of camera in 2004, and he has never looked back. His last two films, released back-to-back last year, are Bulan Terbelah di Langit Amerika and Negeri van Oranje. He is now keen to go back behind the camera again, this time as a creative producer.

  • KAMILA ANDINI

    Ketertarikan Kamila Andini terhadap isu lingkungan, budaya dan kehidupan perempuan membawanya untuk bercerita melalui medium film. Film panjang pertamanya, The Mirror Never Lies, telah diputar di lebih dari 30 festival seluruh dunia dan mendapatkan lebih dari 15 penghargaan. Kamila baru saja merilis film pendeknya Sendiri Diana Sendiri, dan sedang menyelesaikan film panjang keduanya The Seen and Unseen.  

      Kamila Andini’s great interest in environment, culture and women issues brings her to filmmaking. Her first feature film, The Mirror Never Lies, has been screened in more than 30 film festivals around the world, and has won 15 awards. She just released her short film Following Diana, and is currently finishing her second film, The Seen and Unseen.

  • MONTY TIWA

    Monty Tiwa adalah seorang sutradara, penulis skenario, produser, editor sekaligus penulis lagu. Karirnya dimulai dari bidang kreatif di dunia televisi, lalu beranjak ke layar lebar. Sudah lebih dari 20 film yang ditulis oleh Monty Tiwa, dan lebih dari 15 film yang disutradarainya. Filmnya yang terbaru adalah Raksasa dari Jogja. Monty mendapatkan Piala Citra untuk Penulis Skenario Cerita Asli Terbaik di FFI 2006 untuk film Denias Senandung di Atas Awan, dan Skenario Terbaik Film Cerita Lepas Piala Vidia FFI 2005 untuk film televisi Juli di Bulan Juni.   

      Monty Tiwa is a director, scriptwriter, producer, editor and songwriter. His career begins in creative department in several TV stations, before he made a big leap to big screen. He has written more than 20 screenplays, and has directed more than 15 feature films. His latest film is Raksasa dari Jogja. He won Citra for Best Original Screenplay in FFI 2006 for Denias, and won Vidia for Best Screenplay for TV Movie in FFI 2005 for Juli di Bulan Juni.